Posted on Leave a comment

Sirkulasi Udara dan Positive Pressure di Hotel

Positive Pressure di Hotel — Sirkulasi udara yang baik merupakan hal yang penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan penghuni hotel. Dengan sirkulasi udara yang baik, udara di dalam hotel akan tetap segar dan bersih, serta bebas dari bau yang tidak sedap.

Baca juga Artikel: Exhaust Fan Dinding vs Plafon, Mana yang Lebih Baik?

Ada dua jenis sirkulasi udara yang umum digunakan di hotel, yaitu:

  • Natural ventilation. Natural ventilation adalah sirkulasi udara yang terjadi secara alami, tanpa bantuan alat. Natural ventilation dapat dilakukan dengan membuka jendela dan pintu, atau dengan menggunakan ventilasi silang.
  • Mechanical ventilation. Mechanical ventilation adalah sirkulasi udara yang terjadi dengan bantuan alat, seperti AC, kipas angin, dan exhaust fan. Mechanical ventilation dapat digunakan untuk menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik, terutama di ruangan yang tertutup.

Positive pressure adalah kondisi di mana tekanan udara di dalam ruangan lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan udara di luar ruangan. Positive pressure dapat diciptakan dengan menggunakan sistem mechanical ventilation yang dilengkapi dengan airlock atau vestibule.

Positive pressure memiliki beberapa manfaat, yaitu:

  • Mencegah masuknya udara kotor dari luar ruangan. Positive pressure dapat mencegah masuknya udara kotor dari luar ruangan, seperti debu, asap, dan bau yang tidak sedap. Hal ini dapat membantu menjaga kesehatan penghuni hotel.
  • Membuat udara di dalam ruangan tetap segar dan bersih. Positive pressure dapat membantu menjaga udara di dalam ruangan tetap segar dan bersih. Hal ini dapat meningkatkan kenyamanan penghuni hotel.
  • Mencegah penyebaran penyakit. Positive pressure dapat membantu mencegah penyebaran penyakit, seperti influenza dan COVID-19. Hal ini karena udara kotor dari luar ruangan tidak dapat masuk ke dalam ruangan.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik dan positive pressure di hotel:

  • Gunakan jendela dan pintu yang dapat dibuka dan ditutup dengan mudah. Jendela dan pintu yang dapat dibuka dan ditutup dengan mudah akan memudahkan sirkulasi udara secara alami.
  • Gunakan ventilasi silang. Ventilasi silang adalah sistem ventilasi yang memanfaatkan perbedaan tekanan udara di dua sisi ruangan. Sistem ini dapat menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik.
  • Gunakan AC atau kipas angin. AC atau kipas angin dapat digunakan untuk menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik, terutama di ruangan yang tertutup.
  • Pasang airlock atau vestibule. Airlock atau vestibule dapat digunakan untuk menciptakan positive pressure. Airlock atau vestibule adalah ruangan kecil yang terletak di antara pintu masuk dan ruangan utama.

Akhir Kata

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menciptakan sirkulasi udara yang baik dan positive pressure di hotel. Hal ini akan membantu menjaga kenyamanan dan kesehatan penghuni hotel. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jika Anda membutuhkan sistem sirkulasi udara untuk hotel Anda, silahkan hubungi kami di 081232339308 untuk mendapatkan penawaran menarik. Atau bisa langsung mengunjungi Official Store Kami di SHOPEE dan di TOKOPEDIA.

Selain itu, kami juga menyediakan banyak produk blower dan fan lainnya. Silahkan cek DISINIDISINI, atau DISINI.

Posted on Leave a comment

Exhaust Fan Dinding vs Plafon: Mana yang Lebih Baik?

Exhaust Fan Dinding vs Plafon

Exhaust fan adalah alat yang digunakan untuk mengeluarkan udara kotor dari dalam ruangan. Exhaust fan dapat dipasang di dinding atau di plafon. Masing-masing jenis exhaust fan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Baca juga Artikel: Cara Menjaga Kesehatan di Lingkungan yang Panas

Exhaust Fan Dinding

Exhaust fan dinding adalah jenis exhaust fan yang dipasang di dinding. Exhaust fan dinding memiliki kelebihan sebagai berikut:

  • Lebih mudah dibersihkan
  • Lebih terjangkau
  • Lebih mudah dipasang

Exhaust fan dinding juga memiliki kekurangan sebagai berikut:

  • Daya sedotnya lebih rendah
  • Tidak dapat digunakan untuk ruangan yang luas

Exhaust Fan Plafon

Exhaust fan jenis ini sesuai dengan namanya exhaust fan yang dipasang pada plafon rumah. Tidak jauh berbeda dengan exhaust fan dinding, exhaust fan plafon memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:

  • Daya sedotnya lebih tinggi
  • Dapat digunakan untuk ruangan yang luas
  • Tidak menghalangi pandangan

Exhaust fan plafon juga memiliki kekurangan sebagai berikut:

  • Lebih sulit dibersihkan
  • Harga relatif mahal
  • Lebih sulit dipasang

Pemilihan Exhaust Fan

Umumnya dalam memilih exhaust fan, Anda wajib untuk menyesuaikan dengan kebutuhan ruangan. Jika Anda memiliki ruangan yang kecil dan tidak terlalu kotor, namun masih butuh sirkulasi udara yang baik, exhaust fan dinding dapat menjadi pilihan yang tepat. Sedangkan untuk ruangan yang lebih luas dan kotor, exhaust fan plafon akan sangat direkomendasikan karena daya hisapnya lebih tinggi dibandingkan exhaust fan dinding.

Dengan mengikuti beberapa tips berikut ini Anda bisa dengan mudah menentukan exhaust fan mana yang cocok untuk ruangan Anda.

  • Pertimbangkan ukuran ruangan
  • Pertimbangkan tingkat kekotoran ruangan
  • Pertimbangkan anggaran
  • Pastikan exhaust fan dipasang di tempat yang sesuai.
  • Pastikan exhaust fan dipasang dengan benar.
  • Pastikan exhaust fan memiliki ventilasi yang cukup.

Kesimpulan

Exhaust fan dinding dan plafon memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemilihan exhaust fan harus disesuaikan dengan kebutuhan ruangan.
Dan jika Anda membutuhkan exhaust fan dinding atau exhaust plafon untuk kebutuhan rumah atau property Anda? Silahkan hubungi kami di 081232339308 untuk mendapatkan penawaran menarik. Atau bisa langsung mengunjungi Official Store Kami di SHOPEE dan di TOKOPEDIA.

Selain itu, kami juga menyediakan banyak produk blower dan fan lainnya. Silahkan cek DISINIDISINI, atau DISINI.