Posted on Leave a comment

Bagaimana Axial Fan Bekerja di Suatu Sistem Ventilasi?

axial fan

Bagaimana Axial Fan Bekerja di Suatu Sistem Ventilasi?

Axial fan adalah salah satu jenis kipas angin yang paling umum pengunaannya dalam sistem ventilasi. Kipas angin ini bekerja dengan cara memutar baling-balingnya pada poros yang sejajar dengan aliran udara. Putaran baling-baling ini menghasilkan gaya dorong yang mendorong udara keluar dari ruangan.

Berikut adalah cara kerja axial fan dalam sistem ventilasi:

1. Pemasangan

Axial fan biasanya akan di tempatkan di dinding, langit-langit, atau jendela. Kipas angin ini juga ada di bagian mana pun dari sistem ventilasi, baik di saluran masuk udara (intake) maupun di saluran keluar udara (exhaust).

Baca juga Artikel: Exhaust Fan untuk Rumah, Mengapa Rumah Membutuhkannya?

2. Pengoperasian

Axial fan dioperasikan oleh motor listrik. Motor ini memutar baling-baling kipas angin, yang menghasilkan gaya dorong untuk mendorong udara keluar dari ruangan.

3. Aliran Udara

Udara masuk ke dalam ruangan melalui saluran masuk udara (intake). Udara ini kemudian akan keluar dari ruangan oleh axial fan melalui saluran keluar udara (exhaust).

4. Kecepatan Udara

Kecepatan udara hasil dari axial fan tergantung pada beberapa faktor, di antaranya:

  • Ukuran kipas angin
  • Kecepatan putaran baling-baling
  • Daya motor

5. Manfaat

Axial fan memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

  • Hemat energi
  • Mudah dalam perawatan dan pemasangan
  • Murah
  • Dapat menghasilkan aliran udara yang besar

6. Kekurangan

Axial fan juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

  • Bising
  • Tidak dapat menghasilkan tekanan udara yang tinggi
  • Tidak cocok untuk digunakan di ruangan dengan banyak debu

Baca juga Artikel: Jasa Pasang Turbin Ventilator di Surabaya

Kesimpulan

Bagaimana Axial Fan Bekerja? Axial fan adalah salah satu jenis kipas angin yang paling umum penggunaannya dalam sistem ventilasi. Kipas angin ini bekerja dengan cara memutar baling-balingnya pada poros yang sejajar dengan aliran udara. Putaran baling-baling ini menghasilkan gaya dorong yang mendorong udara keluar dari ruangan.
Axial fan memiliki beberapa manfaat, seperti hemat energi, mudah dari segi pemasangan dan perawatan, serta murah. Namun, axial fan juga memiliki beberapa kekurangan, seperti bising dan tidak dapat menghasilkan tekanan udara yang tinggi.

Apa Anda membutuhkan Axial Fan untuk kebutuhan gedung favorit Anda? Kami siap menyediakan.

Silahkan hubungi kami di 081232339308 untuk mendapatkan penawaran menarik. Atau bisa langsung mengunjungi Official Store Kami di SHOPEE dan di TOKOPEDIA.

Selain itu, kami juga menyediakan banyak produk blower dan fan lainnya. Silahkan cek DISINIDISINI, atau DISINI.

Posted on Leave a comment

Sirkulasi Udara dan Positive Pressure di Hotel

Positive Pressure di Hotel — Sirkulasi udara yang baik merupakan hal yang penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan penghuni hotel. Dengan sirkulasi udara yang baik, udara di dalam hotel akan tetap segar dan bersih, serta bebas dari bau yang tidak sedap.

Baca juga Artikel: Exhaust Fan Dinding vs Plafon, Mana yang Lebih Baik?

Ada dua jenis sirkulasi udara yang umum digunakan di hotel, yaitu:

  • Natural ventilation. Natural ventilation adalah sirkulasi udara yang terjadi secara alami, tanpa bantuan alat. Natural ventilation dapat dilakukan dengan membuka jendela dan pintu, atau dengan menggunakan ventilasi silang.
  • Mechanical ventilation. Mechanical ventilation adalah sirkulasi udara yang terjadi dengan bantuan alat, seperti AC, kipas angin, dan exhaust fan. Mechanical ventilation dapat digunakan untuk menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik, terutama di ruangan yang tertutup.

Positive pressure adalah kondisi di mana tekanan udara di dalam ruangan lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan udara di luar ruangan. Positive pressure dapat diciptakan dengan menggunakan sistem mechanical ventilation yang dilengkapi dengan airlock atau vestibule.

Positive pressure memiliki beberapa manfaat, yaitu:

  • Mencegah masuknya udara kotor dari luar ruangan. Positive pressure dapat mencegah masuknya udara kotor dari luar ruangan, seperti debu, asap, dan bau yang tidak sedap. Hal ini dapat membantu menjaga kesehatan penghuni hotel.
  • Membuat udara di dalam ruangan tetap segar dan bersih. Positive pressure dapat membantu menjaga udara di dalam ruangan tetap segar dan bersih. Hal ini dapat meningkatkan kenyamanan penghuni hotel.
  • Mencegah penyebaran penyakit. Positive pressure dapat membantu mencegah penyebaran penyakit, seperti influenza dan COVID-19. Hal ini karena udara kotor dari luar ruangan tidak dapat masuk ke dalam ruangan.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik dan positive pressure di hotel:

  • Gunakan jendela dan pintu yang dapat dibuka dan ditutup dengan mudah. Jendela dan pintu yang dapat dibuka dan ditutup dengan mudah akan memudahkan sirkulasi udara secara alami.
  • Gunakan ventilasi silang. Ventilasi silang adalah sistem ventilasi yang memanfaatkan perbedaan tekanan udara di dua sisi ruangan. Sistem ini dapat menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik.
  • Gunakan AC atau kipas angin. AC atau kipas angin dapat digunakan untuk menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik, terutama di ruangan yang tertutup.
  • Pasang airlock atau vestibule. Airlock atau vestibule dapat digunakan untuk menciptakan positive pressure. Airlock atau vestibule adalah ruangan kecil yang terletak di antara pintu masuk dan ruangan utama.

Akhir Kata

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menciptakan sirkulasi udara yang baik dan positive pressure di hotel. Hal ini akan membantu menjaga kenyamanan dan kesehatan penghuni hotel. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jika Anda membutuhkan sistem sirkulasi udara untuk hotel Anda, silahkan hubungi kami di 081232339308 untuk mendapatkan penawaran menarik. Atau bisa langsung mengunjungi Official Store Kami di SHOPEE dan di TOKOPEDIA.

Selain itu, kami juga menyediakan banyak produk blower dan fan lainnya. Silahkan cek DISINIDISINI, atau DISINI.